Metode Penelitian, Penelitian Deskriptif, Penelitian Kualitatif

Penelitian Deskriptif: Pengertian, Jenis, Contoh, Kekurangan & Kelebihan

Written by hakaze kusaribe · 2 min read >
Penelitian Deskriptif
Penelitian Deskriptif

Dalam suatu penelitian, ada beberapa jenis penelitian yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjabarkan dan juga menjelaskan adanya fenomena sosial yang terjadi pada objek penelitian. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis penelitian ini, simaklah penjelasan lengkap dibawah ini.

Apa Itu Penelitian Deskriptif? 

Sebelum Anda ingin melaksanakan penelitian deskriptif, ada baiknya mengetahui pengertian dari penelitian jenis ini. Penelitian deskriptif secara sederhana dijelaskan sebagai suatu metode penelitian dengan proses pendataan dan pengumpulan datanya dilakukan untuk memberikan kesempatan peneliti untuk memberikan hasil deskripsi terkait fenomena sosial yang sedang diteliti. Bisa dibilang peneliti harus bisa memberikan penjabaran terkait hasil pengumpulan datanya. Dengan bantuan data deskriptif di penelitian ini, maka Anda sebagai peneliti bisa mengidentifikasi terkait kenapa, apa saja, dan bagaimana suatu fenomena sosial itu bisa terjadi.  Tujuan utama dari metode penelitian ini terdiri dari tiga hal yaitu mendeskripsikan, menjabarkan, dan juga memvalidasi terkait hasil penemuan dari penelitian yang dilaksanakan. Para peneliti bisa mencapai tujuan penelitian itu setelah Anda bisa mendeskripsikan hasil data temuan terkait fenomena sosial tersebut.

Metode dalam Penelitian Deskriptif 

Agar Anda tidak salah dalam melakukan penelitian deskriptif, ada baiknya untuk mengetahui tujuan pasti dari penelitian ini. Ada tiga tujuan utama dalam penelitian deskriptif ini yaitu memberikan gambaran, menjabarkan, dan juga memberikan validasi akhir terkait fenomena sosial dalam objek penelitian. Penelitian jenis ini cenderung pada narasi yang dipakai untuk menjabarkan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini para peneliti tak memiliki kontrol dan kendali terhadap beberapa variabel tertentu agar memberikan penjelasan terkait fenomena sosial yang diteliti. Kendali pada variabel itu ada pada subjek penelitian. Walaupun penelitian deskriptif ini memiliki kemungkinan untuk melibatkan berbagai variabel, tetapi sebenarnya hanya ada satu jenis variabel saja yang dapat dipakai untuk menjelaskan penelitian ini. Sebagai contoh, jika Anda melaksanakan penelitian dengan tema motivasi perilaku dalam berfoto dan selfie di media sosial. Maka sebagai seorang peneliti, maka Anda bisa mendesain beberapa variabel yang cocok. Tetapi, harus diingat bahwa hanya satu variabel saja yang bisa dipakai untuk meneliti permasalahan tersebut.

Beberapa Contoh Metode Penelitian Deskriptif

Untuk memperjelas mekanisme dan prosedur dalam penelitian deskriptif, maka Anda bisa melihat beberapa contoh dari penelitian ini. Ada rumusan masalah dalam penelitian yang dapat dipakai untuk penelitian jenis ini. Ciri dari penelitian ini adalah pertanyaan untuk menggali data dengan permulaan kata apa. Inilah beberapa contoh rumusan masalah yang bisa dipakai.

  • Apa yang memotivasi para informan untuk melakukan kegiatan fotografi terutama selfie?
  • Apa yang mendorong informan untuk memposting foto selfie di media sosial?
  • Apa yang menjadi alasan utama bagi informan untuk selfie dengan latar belakang yang indah dan menarik?
  • Apa dampak dari perilaku selfie informan dalam kehidupan sosial dan sehari – hari?

Itu hanyalah beberapa contoh dari pertanyaan rumusan penelitian yang bisa segera dijawab dengan sajian data deskriptif untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Tentu saja metode penelitian ini sangat mudah dan relevan untuk dipakai.

Keuntungan dan Kerugian dari Penelitian Deskriptif

Setelah Anda mengetahui dengan jeli terkait penelitian deskriptif ini, saatnya Anda mengetahui beberapa keuntungan dan kerugian dalam melaksanakan penelitian dengan metode deskriptif.

Keuntungan

  • Metode ini ternyata sangat baik untuk menganalisis terkait isu dan permasalahan sulit yang mana tidak dapat diukur dengan numerik
  • Metode ini mempunyai potensi besar untuk mengkombinasikan suatu penelitian kualitatif dan juga kuantitatif
  • Metode ini bisa melaksanakan observasi dan juga pengaturan sosial terkait permasalahan yang ada.

Kekurangan

  • Metode ini kurang bisa menyelaraskan temuan penelitian dengan statistik
  • Metode ini cukup rentang dengan bias karena sepertinya hanya berdasarkan opini beberapa orang saja
  • Metode ini agak sulit diverifikasi ulang dikarenakan lebih kontekstual dan observasional sehingga menghambat proses verifikasi.

 Setiap metode memiliki beberapa keunggulan dan kelebihan sendiri. Itulah tadi beberapa penjelasan gamblang terkait penelitian deskriptif untuk membantu peneliti menjabarkan hasil temuan dan data dalam suatu penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *