Metode Penelitian, Penelitian Kualitatif

Ciri-ciri Metode Penelitian Kualitatif Terlengkap

Written by hakaze kusaribe · 2 min read >
ciri ciri metode penelitian kualitatif
ciri ciri metode penelitian kualitatif

Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang bersifat deskriptif, dengan bentuk pengumpulan data dan hasil akhirnya tidak berupa angka atau statistik. Karena bersifat deskriptif maka data yang diperoleh dari wawancara, analisis, dokumentasi, catatan lapangan, dan pengamatan tidak dalam bentuk angka atau numerik, tetapi dalam bentuk uraian narasi yang kaya akan kata-kata.

Mengumpulkan Data

Untuk mengumpulkan data, peneliti melakukan tindakan langsung di lapangan. Hal ini dilakukan dengan tujuan peneliti mendapatkan data yang lengkap dan asli. Biasanya peneliti memanfaatkan pertanyaan mengapa, apa, dan bagaimana dalam proses mencari data. Selain itu, proses wawancara, survey, observasi, mereview dokumen sangat diperlukan. Berikut ini adalah jenis dan teknik untuk mengumpulkan data kualitatif:

  1. Observasi
  2. Wawancara Mendalam
  3. Ulasan Dokumen
  4. Diskusi Grup

Baca Juga: Metode Penelitian Kualitatif

Ciri-ciri Penelitian Kualitatif

Ciri-ciri penelitian kualitatif adalah sebagai berikut:

1. Data dikumpulkan dalam kondisi asli dan alami.

Dalam mengumpulkan data, peneliti melakukan tindakan nyata berupa terjun langsung ke lapangan secara alami dan tidak melakukan manipulasi apapun. Sehingga data yang didapatkan dalam kondisi asli.

2. Melakukan kontak langsung

Peneliti mempunyai hubungan langsung pada orang-orang yang berkaitan erat dengan apa yang diteliti,

3. Mementingkan proses daripada hasil

Penelitian kualitatif dalam pengumpulan data lebih menjurus kepada proses daripada hasil, hal ini dilakukan agar variabel yang bersangkutan saling mempengaruhi.

4. Bersifat diskriptif

Bersifat diskriptif artinya data yang dikumpulkan dan ditulis pada laporan menggunakan kata-kata dan gambar, bukan angka atau statistik.

5. Analisis induktif

Analisis induktif adalah pembentukan abstraksi bagian-bagian data yang telah di kumpulkan, kemudian dibuat pengelompokan, nah penyusunan teori ini berasal dari bawah ke atas, dengan sejumlah bagian yang kaya akan data dikumpulkan dan saling berhubungan.

6. Peneliti sebagai alat penelitian

Untuk mengumpulkan data, peneliti sebagai alat utama untuk mendapatkan data dengan metode pengumpulan data seperti pengamatan dan wawancara.

7. Tringulasi

Norman K. Denkin mendefinisikan tringulasi sebagai gabungan berbagai metode untuk mengkaji fenomena yang saling terkait dari sudut pandang perspektif yang berbeda. Menurutnya triangulasi meliputi 4 hal sebagai berikut:

  • Triangulasi metode
  • Triangulasi antar-peneliti (jika penelitian dilakukan dengan kelompok)
  • Triangulasi sumber data
  • Triangulasi teori.

8. Mementingkan rincian kontekstual

Peneliti akan pengumpulkan dan mencatat data sangat rinci mengenai hal-hal yang di teliti.

9. Mementingkan pandangan responden

Mengutamakan perspektif emik, bagaimana ia memandang dan menafsirkan dunia dan segi pendiriannya. 

10. Teori bersifat dari dasar

Dengan data yang diperoleh peneliti di lapangan dapat dirumuskan sebagai teori.

11. Latar belakang tingkah laku

Penelitian memahami tingkah laku manusia sebagai hal pokok pada penelitian kualitatif dan mengutamakan data langsung. Penelitian kualitatif akan menuntut peneliti melakukan pencarian data langsung di lapangan.

12. Orientasi kasus yang unik

Menganggap setiap kasus bersifat khusus dan memiliki ciri khas.

13. Sensitivitas Konteks

Menempatkan temuan dalam konteks sosial, historis dan waktu.

14. Audit trail

Maksudnya adalah mencantumkan metode pengumpulan dan analisa data.

15. Mengadakan analisis sejak awal penelitian

Data yang di peroleh dianalisa lalu dilanjutkan dengan pencarian data dan dianalisis sampai mendapatkan hasil yang maksimal dan memadai.

Metode Penelitian Kualitatif

  1. Metode Studi Etnografik, metode yang menjelaskan dan mengklarifikasi kelompok sosial, budaya atau sistem.
  2. Metode Studi Historis, metode yang mengkaji peristiwa-peristiwa masa lalu.
  3. Metode Studi Fenomenologis, metode yang memiliki dua makna, filsafat sains dan metode pencarian dalam penelitian.
  4. Metode Studi Kasus, penelitian yang dilakukan terhadap kesatuan sistem.
  5. Metode Teori Dasar, digunakan untuk penemuan atau digunakan untuk penguatan terhadap teori.
  6. Metode Studi Kritis, peneliti akan melakukan analitis naratif, etnografi kritis, penelitian tindakan, dan penelitian feminisme.
  7. Metode Penelitian Noninteraktif, metode penelitian kualitatif yang mengadakan kajian berdasarkan analisis dokumen.

Karakteristik Penelitian

  1. Pada penelitian Kualitatif hipotesis dan teori tidak harus apriori ada.
  2. Penelitian kualitatif bersifat alamiah, dimana kejadian dan perilaku manusia berlangsung.
  3. Asumsi pada penelitian kualitatif berbeda dengan penelitian kuantitatif.
  4. Dalam melakukan penelitian kualitatif, peneliti merupakan komponen utama untuk mengumpulkan data.
  5. Data yang dikumpulkan peneliti cenderung bersifat deskriptif yang kaya akan kata-kata dan gambar, bukan angka atau statistik.
  6. Penelitian kualitatif fokus pada persepsi dan pengalaman pihak-pihak yang terlibat.
  7. Proses melaksanakan penelitian sama pentingnya dengan hasil penelitian.
  8. Peneliti memahami prosesnya penelitian, seperti bagaimana kejadia berlangsung.
  9. Data pada penelitian ditafsirkan kedalam pemahaman idiografis dan bukan merumuskan generalisasi.
  10. Perancangan desain penelitian, peneliti mencoba meronstruksi penafsiran dan pemahaman dengan subjek (manusia).
  11. Proses penelitian menghasilkan produk penelitian, dimana penelitian akan lebih mengandalkan instuisi dan perasaan.
  12. Penelitian kualitatif perlu menjunjung tinggi objectivitas dan kebenaran.

Nah sekian postingan dari admin, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *