Metode Penelitian, SPSS, Statistika

Cara Menggunakan SPSS untuk Memasukkan dan Mengolah Data

Written by hakaze kusaribe · 2 min read >
Cara Menggunakan SPSS
Cara Menggunakan SPSS

Salah satu program software yang sering digunakan untuk mengolah data statistika dalam penelitian adalah SPSS. Dan pada kesempatan kali ini, pembahasan berikut ini akan dibahas bagaimana cara menggunakan SPSS yang fokus pada cara dasar memasukkan dan mengolah data. Proses memasukkan data ke SPSS sendiri bisa dilakukan langsung lewat data view dan variable view. Setelah itu, hasil pengolahan dapat disimpan ke dalam file dengan ekstensi format .SPV dan .SAV.

Dalam panduan cara menggunakan SPSS, kita akan menggunakan ilustrasi sederhana, yaitu mengolah data berdasarkan hasil nilai ulangan mata pelajaran Matematika di sebuah SMA: 76, 75, 66, 87, 88, 67, 77, 78, 76, 89.

Cara Memasukkan Data di SPSS

  1. Buka software SPSS yang sudah terpasang di laptop atau komputer Anda.
  2. Tutup kotak dialog yang muncul dengan mengklik tombol merah bertanda silang (X) yang ada di pojok kanan atas kotak dialog.
  3. Mulai lakukan input data dengan mengklik tab Data View.

Data View merupakan tampilan worksheet (lembar kerja) SPSS untuk menayangkan data yang telah dimasukkan. Proses input dilakukan secara vertikal, atau dari atas ke bawah. Variabel baru dengan nama VAR00001 akan dibuat SPSS.

  • Gunakan Variable View untuk mengedit variabel data yang ditampilkan pada worksheet, seperti nama variabel, tipe data, tampilan data, panjang tampilan data, dan sebagainya.
  • Simpan data yang sudah dimasukkan ke dalam SPSS. Klik menu File > Save atau tombol Ctrl + S pada keyboard. Setelah itu, pilih direktori di mana file Anda akan disimpan lewat jendela Save Data As. Anda juga bisa bebas mengganti nama file sesuai keinginan pada kotak “File name”, misalnya Nilai Ulangan MTK. Jika Anda sudah yakin dengan nama file dan direktori penyimpanannya, klik tombol Save. File akan tersimpan dengan ekstensi . SAV, yang merupakan ekstensi file default program SPSS.

Cara Membuka File SPSS yang Tersimpan (.SAV).

Anda bisa langsung membuka file dengan ekstensi .SAV yang sudah tersimpan untuk menghemat waktu. Cukup cari file yang sudah tersimpan di direktori Anda tadi, lalu klik 2x (double click), atau klik sekali dan tekan tombol Enter. Setelah itu, file akan terbuka, beserta output log GET.

Cara Mengolah Data di SPSS

Gunakan menu Analyze untuk melakukan proses pengolahan data secara sederhana di program SPSS. Sebagai contoh, di sini Anda akan mengolah data dengan statistika deskriptif (descriptive statistics) dari file Nilai Ulangan MTK tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Klik Analyze > Descriptive Statistics > Descriptives…
  2. Pilih variabel yang akan Anda analisis.

Caranya adalah dengan menyorot (highlight) nama variabel yang ada pada kotak di sebelah kiri, kemudian klik tombol panah yang ada di tengah untuk memindahkan nama variabel ke kotak Variable(s) yang ada di sebelah kanan.

  • Klik tombol Options… untuk memilih apa analisis yang akan Anda lakukan. Misalnya sum, std. deviation (standar deviasi), maximum, minimum, mean (rataan hitung), atau variance (variansi). Kalau sudah, klik tombol Continue.
  • Klik tombol OK pada jendela menu Descriptives.
  • Layar akan menampilkan jendela Output di mana hasil analisis Anda ditampilkan.

Dengan menggunakan variabel Nilai Ulangan MTK di atas, diketahui bahwa jumlah data (N) adalah 10, nilai maksimum adalah 89, nilai minimum adalah 66, rata-rata atau mean adalah 77,9, total nilai atau sum adalah 779, variansi adalah 64,989, dan standar deviasi adalah 8,06157.

Angka-angka tersebut dapat Anda salin ke program lain seperti Microsoft Word dengan menyorot output yang ditampilkan.

Cara Menyimpan File Output (.SPV)

File output dapat Anda simpan dalam format .SPV agar dapat mempermudah Anda saat pengulangan eksekusi. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Sorot jendela output.
  2. Simpan file dengan mengklik File > Save, atau dengan menekan tombol Ctrl + Save di keyboard.
  3. Pilih di mana file akan disimpan dan ganti nama file sesuai kebutuhan. Kemudian klik tombol Save.
  4. Selamat, file output sudah disimpan dalam format .SPV (Viewer File).

Kira-kira seperti itulah cara menggunakan SPSS secara mendasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *